BERITA DESA

Pemerintah Desa Jlamprang

BERITA DESA

BERITA DESA
Rapat Koordinasi Bappenas dengan Desa Jlamprang sebagai Desa Migran Emas
25 November 2025 60 Kali

Rapat Koordinasi Bappenas dengan Desa Jlamprang sebagai Desa Migran Emas

Wonosobo – Kementerian Perencanaan Pembangunan Nasional/Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas) menggelar rapat koordinasi bersama Pemerintah Desa Jlamprang dalam rangka penguatan program Desa Migran Emas (Desmigras). Pertemuan ini menjadi momentum penting dalam meningkatkan perlindungan, pemberdayaan, dan tata kelola migrasi pekerja migran Indonesia (PMI) di tingkat desa. Penguatan Peran Desa dalam Tata Kelola Migrasi Dalam rapat tersebut, Bappenas menegaskan bahwa Desa Jlamprang dipandang sebagai salah satu desa yang memiliki potensi besar untuk menjadi percontohan Desa Migran Emas. Hal ini didasarkan pada tingginya partisipasi masyarakat dalam program pemberdayaan PMI serta adanya komitmen kuat dari pemerintah desa dalam meningkatkan pelayanan dan perlindungan migran. Program Desa Migran Emas bertujuan menciptakan ekosistem desa yang mampu: Memberikan layanan informasi migrasi yang aman dan legal. Menyediakan fasilitas pendampingan bagi calon PMI dan keluarganya. Mengembangkan usaha produktif bagi purna migran. Memperkuat sistem data migrasi tingkat desa. Dengan koordinasi ini, Bappenas mendorong agar Desa Jlamprang dapat mengintegrasikan program tersebut ke dalam perencanaan pembangunan desa agar manfaatnya dapat berkelanjutan. Fokus Pembahasan Rapat Rapat koordinasi membahas beberapa aspek penting, antara lain: 1. Menggali gagasan dari desa dan dari pmi/eks pmi2. ⁠Hasil dari diskusi untuk dimasukan di perencanaan bappenas3. Mengharap Desa Jlamprang Selalu mendapat program untuk pmi baik pemberdayaan, bantuan modal dll4. ⁠Tindak lanjut pertemuan pada hari ini masuk di perencanaan bappenas5. Permintaan pelatihan lanjutan batik6. Pelatihan pembuatan konten dll untuk pemasaran secara digitalisasi7. Permohonan modal usaha  Komitmen Bersama untuk Desa Migran Berdaya Kepala Desa Jlamprang menyampaikan apresiasi atas perhatian Bappenas dan menyatakan kesiapan desa untuk menjadi model desa migran yang berdaya, produktif, dan terlindungi. Pemerintah desa juga menargetkan pengembangan usaha ekonomi produktif berbasis keluarga migran untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Bappenas menilai bahwa keberhasilan program Desa Migran Emas sangat dipengaruhi oleh kolaborasi antara pemerintah pusat, daerah, dan desa. Oleh karena itu, koordinasi seperti ini akan terus dilakukan sebagai upaya memperkuat kapasitas desa dalam mengelola isu migrasi. Penutup Rapat koordinasi ini diharapkan menjadi langkah awal yang lebih solid dalam menciptakan tata kelola migrasi yang aman, legal, dan berkelanjutan. Dengan sinergi yang baik, Desa Jlamprang diharapkan dapat menjadi contoh nasional dalam pengembangan desa yang peduli, melindungi, dan memberdayakan para pekerja migran Indonesia dan keluarganya.

Admin
Selengkapnya
BERITA DESA
Penandatanganan MoU Direktur Pemberdayaan KP2MI dengan Desa Jlamprang: Penguatan Pemberdayaan dan Perlindungan Pekerja Migran
23 November 2025 63 Kali

Penandatanganan MoU Direktur Pemberdayaan KP2MI dengan Desa Jlamprang: Penguatan Pemberdayaan dan Perlindungan Pekerja Migran

Wonosobo – Pemerintah Desa Jlamprang kembali mencatat langkah penting dalam upaya memperkuat tata kelola migrasi dan perlindungan pekerja migran Indonesia (PMI). Pada kesempatan resmi yang berlangsung di Wonosobo, Direktur Pemberdayaan Badan Perlindungan Pekerja Migran Indonesia (BP2MI/KP2MI) dan Pemerintah Desa Jlamprang melakukan penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) sebagai bentuk komitmen bersama dalam meningkatkan kualitas layanan bagi calon dan purna PMI. MoU ini menjadi simbol sinergi antara pemerintah pusat dan desa dalam menghadirkan tata kelola migrasi yang lebih aman, terarah, dan berpihak kepada masyarakat. Komitmen Bersama demi Migrasi yang Aman dan Bermartabat Kepala Desa Jlamprang menyambut baik kerja sama ini dan menyatakan bahwa MoU ini menjadi momentum penting bagi desa dalam meningkatkan kualitas layanan migrasi. Ia menegaskan bahwa desa memiliki komitmen kuat untuk menjadikan perlindungan migran sebagai bagian dari prioritas pembangunan. Sementara itu, Direktur Pemberdayaan KP2MI menegaskan bahwa kolaborasi dengan desa merupakan langkah strategis untuk menekan praktik penempatan ilegal dan memastikan bahwa setiap warga yang bekerja ke luar negeri mendapat perlindungan yang maksimal. Harapan ke Depan Dengan adanya MoU ini, diharapkan Desa Jlamprang dapat menjadi salah satu desa percontohan dalam tata kelola migrasi yang aman, terarah, dan manusiawi. Kerja sama ini sekaligus menggambarkan kualitas sinergi antara pemerintah pusat dan desa dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat, terutama keluarga PMI yang menjadi tulang punggung perekonomian desa.

Admin
Selengkapnya
BERITA DESA
RAPAT KOORDINASI PENANGANAN PERMASALAHAN CPMI/PMI DI DESA MIGRAN EMAS
23 Oktober 2025 98 Kali

RAPAT KOORDINASI PENANGANAN PERMASALAHAN CPMI/PMI DI DESA MIGRAN EMAS

Pada tanggal 23-24 Oktober 2025 telah diadakan rapat koordinasi penanganan permasalahan CPMI/PMI di Desa Migram Emas Kabupaten Wonosobo yang diselenggarakan oleh Direktorat Layanan Pengaduan Mediasi Advokasi pada Pemberi Kerja Berbadan Hukum (LPMA Bakhum) KP2MI di Desa JlamprangKegiatan ini diikuti oleh 20 orang tiap desa yang terdiri dari CPMI, PMI Purna dan Perangkat Desa..Kegiatan dimulai dengan paparan dari Sekretaris Direktur Jenderal Perlindungan KP2MI, Brigjen Polisi Dayan Victor Imanuel Blegur, S.I.K, M.H, M.Han., yang menyampaikan terkait layanan pengaduan, mediasi dan advokasi bagi Pekerja Migran Indonesia sesuai undang-undang dan peraturan yang berlaku..Kemudian dilanjutkan oleh Kabag Hukum Kab. Wonosobo, Bapak M. Nurwahid S.H., yang menyampaikan mengenai pembentukan Pos Bantuan Hukum di tingkat desa/kelurahan sebagai upaya untuk memperkuat akses keadilan bagi masyarakat..Selanjutnya diisi oleh Kepala BPJS Ketenagakerjaan Cabang Wonosobo, Bapak Semedi Yuliantoro, yang menyampaikan terkait program jaminan sosial ketenagakerjaan bagi Pekerja Migran Indonesia..Kegiatan dilanjutkan dengan sesi diskusi dan tanya jawab yang diikuti secara aktif oleh peserta. Kemudian ditutup dengan pemberian plakat dari Kementerian P2MI kepada masing-masing perwakilan desa. 

Admin
Selengkapnya
BERITA DESA
Training Of Trainers Edukasi Pra Pendaftaran Pekerja Migran Indonesia (PMI)
21 Oktober 2025 158 Kali

Training Of Trainers Edukasi Pra Pendaftaran Pekerja Migran Indonesia (PMI)

Pada hari senin dan selasa tanggal, 20/21 Oktober 2025, bertempat di Horison Resort Dieng Jl. Dieng No.KM. 12 Rejosari Kec. Kejajar, kab. Wonosobo telah dilaksanakan Training Of Trainers Edukasi Pra Pendaftaran Pekerja Migran Indonesia (PMI)Training Of Trainers Edukasi Pra Pendaftaran Pekerja Migran Indonesia (PMI) yang diselenggarakan oleh Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Kabupaten Wonosobo, Kepala Desa Jlamprang Menugaskan Sekretaris Desa Iyan Eka Saputra, Kadus I Muhammad Arir dan kadus II Bambang Feriawan untuk mengikuti kegiatan tersebut. Dibuka Oleh Direktorat Penempatan Non Pemerintah pada Pemberi Kerja Perseorangan Bpk. Sarbinih, S. Sos., M.Si (Pengantar Kerja Ahli Madya) dan ditutup oleh Ketua Tim BP3MI Jawa Tengah Bpk. Danang Adi Luhur Wibowo, S.H., M.M. Kegiatan yang dihadiri 47 Desa dan Kelurahan masing-masing mewakili Kecamatan yang ada di Kabupaten Wonosobo, menghadirkan Narasumber yang sangat kompeten dibidangnya antara lain:  ILO  dengan materi Migrasi Aman Adalah Hak Asasi Manusia KP2MI dengan materi Edukasi Pra-Pendaftaran Pekerja Migran Indonesia IMO dengan Materi Edukasi pra Pendaftaran Pekerja Migran Indonesia SBMI dengan materi Peran Pemerintah Desa Dalam Penempatan dan Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (PMI Disnakertrans kab. Wonosobo dengan materi Kebijsksn Pemerintah Kab. Wonosobo dalam Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (PMI) Migrant Care dengan Materi Perlindungan Pekerja Migran Indonesia Melalui Praktek Migrasi Aman dan Berkeadilan. Dengan Gaji 8 s.d 50 Juta Bekerja di Luar Negeri masih menjadi minat masyarakat Kab. Wonosobo, sampai dengan September 2025 data Penempatan PMI Asal Kab. Wonosobo sebanyak 1.209 PMI. dengan adanya sosialisasi tersebut Desa bisa meng edukasi Masyarakat yang ingin bekerja keluar negeri yang aman dan legal. untuk memudahkan informasi seputar PMI mulai dari pra Pendaftaran, Pendaftran Aduan dan Permasalahan Lainya Kementrian Pelindungan Pekerja Migran Indonesia/ Badan Pelindungan Pekerja Migran Indonesia menyediakan Akses yang sangan mudah dijagaku oleh Masyarakat antara Lain: Siap Kerja : https://siapkerja.kemnaker.go.id/app/home ( Akses Informasi Pelatihan, lowongan, dan Pennempatan Kerja Luar Negeri) Website BP2MI: https://siskop2mi.bp2mi.go.id/lowongan/detail/378651  (Informasi resmi lowongan kerja PMI dari lembaga penempatan yang legal) KP2MI/BP2MI (Kementerian Pelindungan Pekerja Migran Indonesia/BP2MI), Layanan informasi, pengaduan, dan penempatan resmi PMI. Website:https://bp2mi.go.id Call Center & Layanan Aduan: KP2MI 24 Jam: 0800-1000-100 (bebas pulsa). Tugas Dan Tanggung Jawab Pemerintah Desa Berdasarkan UU No. 18 Tahun 2017: Menerima dan memberikan informasi permintaan pekerjaan Verifikasi data dan pencatatan Calon Pekerja Migran Indonesia Fasilitasi pemenuhan persyaratan administrasi kependudukan CPMI Pemantauan keberangkatan dan kepulangan Pekerja Migran Indonesia Melakukan pemberdayaan kepada CPMI, PMI, dan keluarganya Untuk menjadi PMI yang legal dan Menghindari TPPO Pemerintah Desa Jlamprang Menghimbau kepada Masyarakat Desa Jlamprang yang ingin bekerja ke Luar Negeri untuk mendaftar melalui jalur yang resmi dan tidak mudah diimimg-imingi kerja keluar Negeri dengan gaji tinggi dan proses cepat.  Salam Proteksi, Pergi Migran Pulang Juragan..!!  

Admin
Selengkapnya
BERITA DESA
TIM KKN UNIVERSITAS TIDAR Tahun 2025 Berupaya Mengubah Sampah Menjadi Berkah di Desa Jlamprang, Kecamatan Leksono, Kabupaten Wonosobo melalui program GEMPILAH
08 Agustus 2025 120 Kali

TIM KKN UNIVERSITAS TIDAR Tahun 2025 Berupaya Mengubah Sampah Menjadi Berkah di Desa Jlamprang, Kecamatan Leksono, Kabupaten Wonosobo melalui program GEMPILAH

TIM KKN UNIVERSITAS TIDAR Tahun 2025 Berupaya Mengubah Sampah Menjadi Berkah di Desa Jlamprang, Kecamatan Leksono, Kabupaten Wonosobo melalui program GEMPILAHTIM KKN UNIVERSITAS TIDAR Tahun 2025 Berupaya Mengubah Sampah Menjadi Berkah di Desa Jlamprang, Kecamatan Leksono, Kabupaten Wonosobo melalui program GEMPILAH Permasalahan sampah telah lama menjadi momok menakutkan bagi warga Desa Jlamprang, Kecamatan Leksono. Tumpukan sampah, bau yang mengganggu, saluran air yang tersumbat, dan keresahan saat musim hujan adalah keluhan yang kerap kali diungkapkan oleh masyarakat. Selama ini, sampah rumah tangga, yang didominasi oleh sisa makanan, plastik, dan limbah pertanian, hanya dibakar atau dibuang tanpa adanya pengolahan. Menjawab persoalan tersebut, mahasiswa KKN Universitas Tidar menghadirkan program inovatif bernama "GEMPILAH" (Gerakan Memilah Sampah). Program ini bertujuan mengubah kebiasaan masyarakat dalam mengelola sampah secara bijak dan berkelanjutan, dimulai dari rumah. GEMPILAH tidak hanya berfokus pada pengurangan volume sampah, tetapi juga memperkenalkan konsep bank sampah dan teknologi tepat guna berupa alat pembakar sampah minim emisi.Aksi Nyata GEMPILAH: Edukasi, Bank Sampah, dan Inovasi TeknologiProgram GEMPILAH dilaksanakan melalui tiga kegiatan utama:  1. Sosialisasi dan Edukasi Tim KKN memberikan sosialisasi di SD 1 Jlamprang dan Dusun Capar Kulon. Di sekolah, siswa diajarkan perbedaan sampah organik dan anorganik, serta konsep pemilahan sampah. Sementara di dusun, sosialisasi mencakup konsep 3R (Reduce, Reuse, Recycle), pengenalan bank sampah, dan simulasi alat pembakar sampah minim emisi.  2. Bank Sampah Skala Mikro Bank sampah menjadi solusi sederhana yang efektif. Warga diajak memilah sampah anorganik seperti botol plastik, kardus, dan kertas untuk kemudian ditimbang dan dicatat dalam buku tabungan. Sampah-sampah ini akan disetorkan kepada pengepul setiap sebulan sekali dan didistribusikan ke pabrik pengolahan. Hasil penjualan sampah dapat memberikan motivasi tambahan bagi warga.    3. Alat Pembakar Sampah Minim Emisi Inovasi ini hadir sebagai solusi untuk sampah yang tidak memiliki nilai jual, seperti sampah plastik kresek. Alat yang terbuat dari drum bekas ini dilengkapi sistem sirkulasi udara khusus yang mampu membakar asap sebelum dilepaskan ke udara bebas. Keunggulannya, alat ini menghasilkan asap yang sangat minim, dapat membakar sampah basah dan kering, serta mudah dibuat dan dioperasikan. GEMPILAH bukan sekadar program, melainkan sebuah gerakan kolektif yang mengajak masyarakat untuk sadar bahwa semua sampah tidaklah sama dan dapat diolah dengan cara yang benar. Dengan adanya dukungan dari perangkat desa dan kesadaran warga, GEMPILAH diharapkan dapat menjadi solusi alternatif di tengah kondisi lingkungan desa yang kompleks, sekaligus menjadi bentuk adaptasi lokal terhadap persoalan lingkungan yang kian kompleks. 

Admin
Selengkapnya
BERITA DESA
Pelatihan Administrasi PKK Desa Jlamprang
31 Januari 2025 225 Kali

Pelatihan Administrasi PKK Desa Jlamprang

Pada tanggal yang baru-baru ini, Desa Jlamprang, yang terletak di Kecamatan Leksono, Kabupaten Wonosobo, mengadakan kegiatan pelatihan administrasi untuk para kader PKK (Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga). Pelatihan ini bertujuan untuk meningkatkan keterampilan administrasi kader PKK di tingkat desa, sehingga dapat lebih efektif dalam menjalankan tugas mereka dalam memajukan kesejahteraan keluarga dan masyarakat. Kegiatan ini diadakan dengan penuh semangat dan antusiasme oleh para peserta yang berasal dari berbagai dusun di Desa Jlamprang. Ketua PKK Desa Jlamprang, Ibu Rini Kumpul Eka Ningsih, yang dikenal sangat peduli terhadap pemberdayaan perempuan dan keluarga di desanya, turut hadir dalam acara ini untuk memberikan sambutan sekaligus memotivasi para peserta. Tujuan Pelatihan Pelatihan administrasi ini memiliki beberapa tujuan penting, antara lain: Meningkatkan Kemampuan Administrasi Kader PKKMelalui pelatihan ini, para kader diharapkan dapat memahami dan menguasai sistem administrasi yang efektif, yang menjadi landasan penting dalam setiap program yang dijalankan oleh PKK. Keterampilan administrasi yang baik akan mempermudah pencatatan kegiatan, pengelolaan anggaran, serta pelaporan kegiatan yang transparan. Memperkuat Peran PKK dalam Pemberdayaan MasyarakatPKK memiliki peran yang sangat penting dalam pemberdayaan masyarakat, terutama dalam mengoptimalkan potensi keluarga. Dengan keterampilan administrasi yang baik, kegiatan pemberdayaan di tingkat desa bisa berjalan lebih terorganisir dan terukur, sehingga berdampak lebih besar. Meningkatkan Kolaborasi dengan Pihak TerkaitPelatihan ini juga bertujuan untuk mempererat kerja sama antara PKK desa dengan pemerintah desa, instansi terkait, serta masyarakat umum. Dengan kemampuan administrasi yang baik, PKK dapat menjalin hubungan yang lebih kuat dengan berbagai pihak dalam mendukung program-program desa. Materi Pelatihan Pelatihan ini mencakup berbagai materi yang sangat penting untuk menunjang tugas dan fungsi PKK di tingkat desa, antara lain: Dasar-dasar AdministrasiMateri ini mengajarkan dasar-dasar administrasi yang baik, mulai dari pencatatan kegiatan, penyusunan laporan, hingga pengelolaan arsip. Pengelolaan Keuangan DesaPara kader PKK diberikan pengetahuan mengenai cara mengelola keuangan yang transparan dan akuntabel. Hal ini penting agar setiap dana yang digunakan untuk kegiatan PKK dapat dipertanggungjawabkan dengan baik. Penggunaan Aplikasi AdministrasiUntuk mempermudah pengelolaan administrasi, peserta juga dilatih dalam penggunaan aplikasi administrasi yang dapat membantu mereka dalam mencatat kegiatan dan laporan secara digital. Peran Ketua PKK Ibu Rini Kumpul Eka Ningsih Sebagai Ketua PKK Desa Jlamprang, Ibu Rini Kumpul Eka Ningsih sangat berperan aktif dalam menyelenggarakan pelatihan ini. Ibu Rini menyampaikan bahwa salah satu kunci keberhasilan program-program PKK adalah dengan mengedepankan sistem administrasi yang rapi dan terorganisir. Dalam sambutannya, beliau mengungkapkan pentingnya semangat gotong royong dalam setiap kegiatan yang dilakukan oleh PKK, serta harapan agar para kader dapat mengaplikasikan ilmu yang didapatkan untuk kemajuan desa. Ibu Rini juga berpesan kepada peserta pelatihan agar tidak hanya belajar mengenai administrasi, tetapi juga dapat membangun kekompakan dan kebersamaan untuk mendukung tercapainya visi misi PKK Desa Jlamprang. "Keberhasilan PKK bukan hanya terletak pada keterampilan administratif, tetapi juga pada semangat kebersamaan dalam memberikan manfaat kepada masyarakat," ujarnya. Penutupan Pelatihan administrasi PKK di Desa Jlamprang ini diharapkan menjadi langkah awal yang baik untuk meningkatkan kualitas pengelolaan program PKK di tingkat desa. Dengan keterampilan administrasi yang lebih baik, PKK Desa Jlamprang dapat semakin berperan aktif dalam memajukan kesejahteraan keluarga dan masyarakat, serta menjalin hubungan yang lebih baik dengan pihak-pihak terkait. Sebagai penutup, kegiatan pelatihan ini mendapat apresiasi tinggi dari masyarakat, dan diharapkan bisa menjadi model bagi desa-desa lain di Kabupaten Wonosobo untuk terus mengembangkan kualitas pengelolaan administrasi PKK yang lebih baik

Admin
Selengkapnya
BERITA DESA
Pelatihan Admin Sistem Informasi Desa
20 Desember 2024 197 Kali

Pelatihan Admin Sistem Informasi Desa

Pelatihan Admin Sistem Informasi Desa di Kecamatan Leksono Kabupaten Wonosobo Pada tanggal 18 Januari 2025, Kecamatan Leksono, Kabupaten Wonosobo, mengadakan pelatihan Admin Sistem Informasi Desa bertempat di Hotel CRA. Pelatihan ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan para operator atau administrator sistem informasi desa dalam mengelola data dan informasi yang ada di desa, guna mendukung kelancaran pemerintahan desa yang lebih transparan dan efektif. Tujuan Pelatihan Pelatihan ini diadakan sebagai bagian dari upaya pemerintah daerah untuk meningkatkan kualitas administrasi desa melalui penerapan teknologi informasi. Salah satu tujuan utama dari kegiatan ini adalah untuk memberikan pemahaman tentang bagaimana cara mengoperasikan sistem informasi desa dengan benar, mengelola data dengan aman, serta mengoptimalkan teknologi dalam mendukung pembangunan dan pelayanan kepada masyarakat desa. Peserta Pelatihan Pelatihan ini diikuti oleh para admin atau operator Sistem Informasi Desa (SID) yang berasal dari desa-desa di Kecamatan Leksono. Setiap peserta diberikan kesempatan untuk memahami dan menguasai berbagai aplikasi yang digunakan dalam sistem informasi desa, termasuk cara pengelolaan data kependudukan, keuangan desa, serta dokumentasi kegiatan pembangunan yang dilakukan di masing-masing desa. Materi yang Disampaikan Selama pelatihan, peserta diberikan materi yang meliputi beberapa hal penting terkait administrasi sistem informasi desa, antara lain: Pengenalan Sistem Informasi Desa: Mengenalkan berbagai jenis platform dan aplikasi yang digunakan dalam mengelola data desa, seperti SID (Sistem Informasi Desa), e-government, serta aplikasi yang mendukung pelayanan publik lainnya. Pengelolaan Data Desa: Cara menginput data yang valid dan akurat, termasuk pengelolaan data kependudukan, aset desa, dan laporan keuangan desa. Keamanan dan Backup Data: Mengajarkan pentingnya menjaga keamanan data desa dan cara untuk melakukan backup secara berkala untuk menghindari kehilangan data yang penting. Penyusunan Laporan: Teknik dan tata cara penyusunan laporan berbasis sistem yang dapat digunakan untuk mempermudah proses pelaporan di tingkat desa. Fasilitator dan Pengalaman Praktis Pelatihan ini dipandu oleh fasilitator yang berpengalaman di bidang teknologi informasi dan administrasi pemerintahan desa. Selain sesi teori, peserta juga diberikan pengalaman praktis melalui simulasi dan studi kasus, agar dapat langsung mempraktikkan penggunaan aplikasi sistem informasi desa dalam situasi yang nyata. Manfaat Pelatihan Diharapkan, setelah mengikuti pelatihan ini, para peserta dapat lebih kompeten dalam mengelola dan mengoperasikan sistem informasi desa di masing-masing desa mereka. Pelatihan ini juga diharapkan dapat meningkatkan kualitas layanan publik, mempercepat proses pengambilan keputusan berbasis data, serta memudahkan masyarakat dalam mengakses informasi terkait pembangunan desa. Penutupan Pelatihan Admin Sistem Informasi Desa yang diselenggarakan di Hotel CRA ini menandai komitmen pemerintah Kecamatan Leksono dan Kabupaten Wonosobo dalam mendukung digitalisasi desa. Melalui kegiatan seperti ini, diharapkan desa-desa di Wonosobo dapat semakin maju, transparan, dan lebih efisien dalam mengelola administrasi dan pelayanan kepada masyarakat. Semoga pelatihan ini dapat memberikan kontribusi besar terhadap kemajuan sistem pemerintahan desa di Kabupaten Wonosobo, khususnya di Kecamatan Leksono.

Admin
Selengkapnya
BERITA DESA
sejarah desa Jlamprang
30 Desember 2023 383 Kali

sejarah desa Jlamprang

Desa Jlamprang terletak di kecamatan Leksono, Kabupaten Wonosobo, Penduduk desa Jlamprang mayoritas ber mata pencaharian sebagai Petani dikarenakan wilayah desa Jlamprang berupa perkebunan yang membentang dari ujung barat hingga timur   Desa Jlamprang terdiri dari 6 Dusun Yaitu Dusun Brajan, Kemiri, Jlamprang, Tandonsari, Capar Kulon dan Capar Wetan, Yang semuanya Berjumlah 7 Rw dan 22 RT. Penduduk Desa Jlamprang Terdiri dari 991 Kepala Keluarga dan 3345 Jiwa Yang mayoritas beragama Islam. Komoditas tanaman pangan di Desa Jlamprang adalah Padi dan singkong, Sedangkan tanaman Palawija terbanyak adalah kapulaga. Tahun ini Buah duku dan Durian sebagai Buah andalan di Desa Sedang panen raya setelah sekian tahun dilanda ggal panen akibat pandemi Covid -19.    

Admin
Selengkapnya
BERITA DESA
Edukasi Gerakan Mayo Sekolah Desa Jlamprang Kecamatan Leksono Kabupaten Wonosobo
05 Desember 2023 258 Kali

Edukasi Gerakan Mayo Sekolah Desa Jlamprang Kecamatan Leksono Kabupaten Wonosobo

Pada Hari Senin Tanggal 05 Desember 2023 Desa Jlamprang mengadakan Sosialisasi Gerakan Mayo Sekolah yang dihadiri oleh Wali Murid, Ketua RT, RW, Tokoh Agama serta Tokoh Masyarakat. Mayo Sekolah adalah program yang diprakarsai oleh Pemerintah Kabupaten Wonosobo di Jawa Tengah, Indonesia, untuk mendorong anak-anak putus sekolah agar kembali bersekolah. Program tersebut berhasil menyelamatkan ratusan anak putus sekolah di dataran tinggi Wonosobo. Program ini didukung oleh berbagai pihak, antara lain kepala desa, camat, dan perwakilan sekolah. Program ini bertujuan untuk menciptakan akses pendidikan yang setara bagi semua orang dan meningkatkan kualitas sumber daya manusia di wilayah tersebut. Program ini telah membantu 276 anak kembali bersekolah, dengan rincian 42 anak kembali ke pendidikan formal dan 234 anak kembali ke pendidikan nonformal. Program ini memberikan beasiswa dan pendampingan untuk mendorong anak-anak melanjutkan pendidikan hingga selesai. Program Mayo Sekolah merupakan bagian dari upaya Kabupaten Wonosobo dalam mencapai target pendidikan 5-6 tahun untuk semua. Program tersebut juga masuk dalam rencana pengembangan Anggaran Desa Tahun 2023.

Admin
Selengkapnya
APBDes 2026

Pelaksanaan

APBDes 2026

Pendapatan

APBDes 2026

Pembelanjaan

Total Anggaran

Total Realisasi

Persentase Serapan

Daftar Kegiatan

Detail rincian belum tersedia

Data sinergi program belum tersedia.

Pengaturan

Menu Aksesibilitas

Panel Informasi

Status Kehadiran

Monitoring Sistem

Log Layanan Surat

Day

Hari Ini

0

Week

Minggu Ini

0

Month

Bulan Ini

3

Year

Tahun 2026

189

Arsip Database

Total Dokumen

1,028

Dokumen Tercatat Secara Digital

surat_ket_catatan_kriminal_3307051403880005_2026-05-06_172.rtf

SARWONO 06 Mei 2026

172

surat_ket_usaha_3307116010980001_2026-05-04_168.rtf

TUSRIYATI 04 Mei 2026

168

surat_ket_usaha_3307050903940005_2026-05-04_167.rtf

IRFAN RUDI HARYONO 04 Mei 2026

167

surat_ket_catatan_kriminal_3307052701910008_2026-04-30_166.rtf

EDWIN TUKODIM 30 Apr 2026

166

surat_ket_pengantar_3307056807630002_2026-04-27_164.rtf

MISTIYEM 27 Apr 2026

164

surat_ket_pengantar_3307053112520052_2026-04-27_163.rtf

PARWITO 27 Apr 2026

163

surat_ket_kelahiran_3307053112520052_2026-04-27_6.rtf

PARWITO 27 Apr 2026

6

surat_ket_kelahiran_3307053112520052_2026-04-27_5.rtf

PARWITO 27 Apr 2026

5

surat_ket_kelahiran_3307056807630002_2026-04-27_4.rtf

MISTIYEM 27 Apr 2026

4

surat_ket_beda_nama_3307056807630002_2026-04-27_4.rtf

MISTIYEM 27 Apr 2026

4
Live Monitoring

Monitoring Sistem

Log Kependudukan

Tahun Ini

Kelahiran

0

Tahun Ini

Kematian

0

Tahun Ini

Pindah Masuk

0

Tahun Ini

Pindah Keluar

0

Database Penduduk

Jiwa Terdaftar

3,345

Keluarga

1,031

Wajib KTP

2,830

tarsuki

Mati 18 Jan 2025

saqeena ramadhina

Pindah Masuk 29 Des 2023

sarwiyah

Mati 29 Des 2023

purwati

Pindah Masuk 29 Des 2023

haerudin

Pindah Masuk 07 Des 2023

siti mariyah

Pindah Masuk 07 Des 2023

wahyu priyadi

Pindah Masuk 07 Des 2023

triyana

Pindah Masuk 07 Des 2023

zaskia dinar atta lutfia

Pindah Masuk 07 Des 2023

jamil

Pindah Masuk 07 Des 2023

Live Monitoring

Monitoring System

Statistik Pengunjung

Akses Perangkat Anda

Alamat IP 216.73.217.139
Sistem Operasi Unknown Platform
Browser / Aplikasi Mozilla 5.0
Current

Hari Ini

58

Yesterday

Kemarin

1

Pengunjung website

Total Pengunjung

35,287

Akumulasi Hits di Database

Live Monitoring
Ke Atas

Akses Portal

Silakan pilih gerbang akses masuk sesuai dengan keperluan Anda.